Rasanya sudah lama sekali semenjak terakhir aku mengeluarkan unek-unekku mengenai agama dan kepecayaan. Entah aku yang kehilangan seleraku mengenai hal itu, atau aku belum menemukan masalah yang menghantuiku. Tentu apa yang dituliskan itu tidak bisa dipaksakan. Itu bagiku. Apa yang kutulis mengalir begitu saja. Termasuk kali ini. Dan kali ini pendek saja.
Tempo hari Pak Sawali bertanya, “BTW, postingan religinya mana? kok lama ndak muncul mas gun?”, dan aku hanya tersenyum saja. Nampaknya sebuah pandangan lain mengenai agama dan kepercayaan di luar pandangan umum memang diperlukan. Ah, bukan. Atau tepatnya malah dinanti-nanti. Apapun alasannya, apakah sekadar untuk memperkaya khazanah berpikir, untuk ditertawakan, atau untuk dibantai. Yang jelas aku hanya menuliskan apa yang mengalir di otak mungil ini. Otak yang tidak secemerlang Microsoft Ambassador, programmer Eppendi dot com, atau IT Consultant itu. 