Kenapa saya suka banget dengan jalan2 ,traveling ? sebab dengan jalan2 dan traveling minimal bisa merasakan apa yg che Guevara ( saya sebut Che) saat itu. Bahwa bisa keluar dr zona aman itu ternyata menarik. Saya bisa tahu bahasa,kultur ,budaya yg beda dengan tempat saya tempati. Che muda juga demikian, berkeliling amerika selatan dengan sepeda motor (lantas di filmkan). Cara2 melihat hidup dengan cara yg beda menurutku.
Mau tehe ?
Setelah kuba meraih kemenangan revolusinya, maka fidel castro mengutus che untuk berkunjung ke 14 negara asia. Pada tahun 1955, setelah berkunjung ke Jakarta, che saat itu mampir ke borobodur. (foto terlampir).Kedekatan dengan Indonesia cukup erat, ini di tunjukan dalam foto che bersama soekarno yg sangat hangat sekali.
Che dan Rokok.
Havana adalah tempat penghasil daun tembakau yg enak untuk menjadi rokok cerutu. Hamper semua petani disana adalah tani tembakau, bahkan saat ini , rokok cuba di toko2 online masih merajai harga yg mahal bahakan ada yg termahal. Anda pastis erring menemukan foto2 che yg lagi “ngemut” rokok, kira2 begitulah kecintaan che tentang tembakau Havana itu.
Che dan mate
Che itu kelahiran argentina, bapaknya adalah petani mate yg termasuk sukses di argentina. Kalo di Indonesia mate itu semacam “TEH’, cuman dalam penyajian beda ( bisa lihat foto) . Mate biasanya di sajikan dalam kondisi air panas mumpal-mumpal dan akan terasa enak. Saya sendiri pernah meminum mate dari temen argentina yg datang ke rumah. Rasanya aneh, agak pahit dan rasa tehnya sangat kuat.
Che dan kematian
Di bawah ini adalah foto jenazah che. Meninggal 9 oktober di Bolivia.
Dan sampe saat ini saya masih percaya dengan quote ini : “The revolution is not an apple that falls when it is ripe. You have to make it fall. “
Percayalah,..blog ini masih hidup kawan..!!
Salam
Pepeng eScoret






