Tentu saja akan terasa perih mengingat apa saja yg harus aku gadaikan untuk sebuah perasaan ini, namun aku tak risau dengan apa yg akan terjadi. Karena aku sangat menyukai "saat ini", saat ketika waktu berjalan seolah selamanya.
Bahkan tak mengindahkan pertanyaan mereka mengenai akankah aku menemukan kedamaian setelah semua kekacauan ini berakhir.
Terjatuh, tergulung ombak, menelan bergalon air asin, namun ketika seorang peselancar mencapai pantai, ia akan kembali ke tengah laut mencari ombak. Aku terlalu muda untuk beristirahat.
Saat ini terlalu dini untuk menyerah kepada waktu.
function fbs_click() {u=location.href;t=document.title;window.open('http://www.facebook.com/sharer.php?u='+encodeURIComponent(u)+'&t='+encodeURIComponent(t),'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');return false;} html .fb_share_button { display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; height:15px; border:1px solid #d8dfea; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/zAB5S/hash/4273uaqa.gif) no-repeat top right; } html .fb_share_button:hover { color:#fff; border-color:#295582; background:#3b5998 url(http://b.static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/zAB5S/hash/4273uaqa.gif) no-repeat top right; text-decoration:none; } Share