Sudah selang sepekan sejak 4 Desember, saat saya meng-copy paste note yang dibuat istri saya, Dini Tri Winaryani, di Facebook. 4 Desember, bagi kami adalah hari bersejarah, karena di tanggal itu kami mengikat janji sebagai suami-istri. Tepatnya pada 4 Desember 2010.
Istri saya menulis note ini sebagai ungkapan bahagia di ulang tahun pertama pernikahan kami. Pernikahan yang kami harapkan sebagai pernikahan yang sakinah, mawadah, warahmah. Harapan yang selalu kami panjatkan sebagai doa setiap hari …
——————–
Maaf, Aku Tak Bisa Mencintaimu Seperti Dulu…
by Diny Araya on Sunday, December 4, 2011 at 10:12pm
Maaf, tapi aku harus mengatakannya sekarang. Karena seperti katamu, lebih baik dikatakan saja daripada hanya dipendam, apa pun kenyataannya. Sungguh tak mudah untuk menyampaikannya padamu, maka lebih baik kutulis saja surat pendek ini. Karena sebanyak apa pun cerita yang ku tulis tak mampu mewakili rasa kita berdua.
Maaf, Mas.. Aku tak bisa mencintaimu seperti dulu.
Jangan ditanya salah siapa, karena itu hanya percuma. Bersamamu ada berjuta peristiwa yang harus kita hadapi. Tak hanya sekali, bahkan hal – hal kecil pun selalu membuat capek hati. Kadang ketika tensi sudah makin tinggi susah sekali untuk kita saling memahami.
Berkali-kali aku merengek agar egoku terpenuhi, berkali – kali pula kau selalu menyanggupi. Berulang – ulang kita tak sepaham, tapi kau tak pernah lupa menciumku di tidur malam.
Ketika aku memutuskan melepas pekerjaan, kau juga yang meyakinkan semua akan baik – baik saja. Kau selalu meyakinkan Allah itu baik (Dan benar saja, sahabat – sahabat baik saya memberi peluang berkarya lewat kerajinan asesoris. Diantara sahabat baik saya juga menawarkan pekerjaan yang bagus…and, I’m in beiby !).
Ketika Allah mengambil buah hati kita di saat semua harapan tertumpu padanya, kau pun tak pernah lelah menyeka air mataku. Pun tak ada hari terlewat tanpa dirimu memelukku erat. Meski jauh di dalam hati, dirimu pun tak kuasa menahan duka.
Tolong jangan paksa aku mencintaimu seperti dulu..
Karena cinta ini terlanjur tumbuh lebih besar dibanding dulu, saat kita pertama bertemu,
Lebih indah dibanding dulu, saat kau ucap ijab qabul untukku,
Lebih hebat dibanding dulu, saat kita berbagi melewati masa kehamilan, kelahiran hingga kepergian Wildan…
Bahkan hingga hari ini terus tumbuh, tak mau berhenti, seperti ujung-ujung kuku.
Maka, maafkan aku tak bisa mencintaimu seperti dulu..
coz I luv u much and more…
Happy Anniversary, my only sunshine…
Dec, 4 2011