
Saat bulan perak Eve memandang Puncak Harnom.
Mereka sedang tertawa, bersenang-senang, menikmati hidup. Berpasangan.
Seperti dua pegasus yang bergumul di padang rumput.
Tercipta seperti bulan perak yang tanpa sinar.
Dingin. Gelap.Tak terlihat.
Seperti pegasus yang meringkih terbang di atas lautan.
Eve tidak pernah menangis.
Tidak bisa tepatnya.
Dia diciptakan untuk membunuh bukan meminta bukan berbelas kasih.
Penciptaan sesungguhnya, makhluk terbaik Giselle.
Jangan sebut monster, Eve tidak busuk.
Hanya tidak ingin tersentuh kebaikan, penghambaan.
Dia jijik.
Lalu bersembunyi dan berlari.
Saat tidak ada kebaikan pasti akan kembali.
Mereka sedang meracau saat terbersit bulan perak.
Lalu teringat.
Eve datang lalu mengacaukan.
Dengan Megalion yang selanjutnya menetes merah.
Bulan perak pun terlelap.
*pic : grab without permission from here.