Adalah betis Ken Dedes di senja hari itu, yang membuat Ken Arok mabuk cinta. Libidonya tidak salah. Betis—di zaman Tumapel—masihlah rahasia para wanita, sehingga ia menjadi simbol erotisme masa itu. Entah berapa banyak Tunggul Ametung yang akan dibunuh Ken Arok jika ia melihat bedinde-bedinde muda bercelana pendek yang tiap sore ngerumpi di depan rumah tetangga.
Kemudian waktu memaksa betis