Aku jarang sekali tertarik nonton film musikal, malas karena biasanya membosankan. Apalagi kalau lagu-lagunya sulit dicerna. Meskipun overall ceritanya cenderung simpel, tapi detail film Music and Lyrics (2007) ini berhasil membuatku nonton tanpa putus dan tidak bosan. Selain itu, ini juga genre-ku banget: romantic-comedy…
A melody is like seeing someone for the first time. The physical attraction. Sex.
But then, as you get to know the person, that’s the lyrics. Their story. Who they are underneath. It’s the combination of the two that makes it magical.
— Sophie Fisher
Film Music and Lyrics ini menceritakan tentang si Alex Fetcher (Hugh Grant) yang seorang vokalis dari grup band Pop yang ngetop di era 80-an, yang karirnya semakin tenggelam dalam persaingan dengan penyanyi/band2 baru yang bermunculan. Suatu saat, dia mendapat sebuah challenge untuk membuatkan lirik lagu bagi si Cora Corman (Haley Bennett) -bintang muda yg lagi bersinar-, dengan judul lagu Way Back into Love. Karena si Alex ini sudah tidak pernah lagi menulis lirik, jadi dia kesulitan. Tapi ini satu-satunya jalannya agar bisa tetep eksis!
Akhirnya Alex tertolong oleh Sophie Fisher (Drew Barrymore) -si pekerja penyiram tumbuhan yang baru di apartemennya- yang ternyata punya bakat mengarang (lirik?). Setelah melewati berbagai step dan kisah, akhirnya jadi juga itu lirik, dan Cora-pun merasa cocok dengan lagu dari mereka itu.
Singkat cerita, terjalinlah hubungan asmara antara Alex dan Sophie -tentu itu gampang ditebak untuk genre seperti ini. Tapi banyak kisah simpel yang dipaparkan dengan apik di film ini. Ada cerita Cora yang berusaha mengganti melody lagu Way Back Into Love itu tapi Sophie tidak setuju. Ada cerita ketidakpercayaandiri si Sophie akan kemampuannya sendiri. Ada cerita tentang hubungan masa lalu Sophie dengan seorang pria, yang akhirnya tanpa sengaja bertemu lagi di sebuah resto, yang kemudian ada jotos-jotosan antara Alex dan pria itu, dan berakhir di apartemen Alex dengan adegan kissing dan selanjutnya.
Semua ceritanya simple tapi mengalir. (more…)