Dengan ini
Saya Menyatakan
“MENDUKUNG ICAL
UNTUK PRESIDEN 2009″
Alasan saya sederhana, karena harta sebesar USD$9,2 M itu tidak begitu penting bagi anak-anaknya yang masing-masing sudah memiliki perusahaan raksasa sendiri-sendiri.
Kemudian, dengan menjadi presiden, Ical pasti lebih banyak ber-derma. Malu kalau menjadi pemimpin bangsa dimana rakyatnya kelaparan dan kesusahan tempat tinggal. Dijamin kekayaannya itu bisa melunasi kerugian yang diderita warga Porong, Sidoarjo, yang tidak sampai Rp 30 trilyun sahaja.
Dan Ical sadar kalau harta tidak dibawa mati. Setelah menjadi presiden, pencapaian puncak di negeri ini cukup sudah. Lagian kursi sebagai Tuhan tidak mungkin dikejar. Kalau ditiru sih mungkin. Misal, bikin bencana alam mandiri.
Silahkan bagi pendukung “Ical for President 2009″ menggunakan kaos hitam di hari Kamis, 29 Mei 2008.
Ohya, saya memberikan dukungan ini bukan karena di bayar atau diselipin uang proyekan oleh ajudan Ical. Ini murni karena nafsu saya sendiri. Soalnya saya salah satu fans dari Adinda Bakrie yang akan menikah nanti. Matanya itu lhoo… :”>

Btw, sedikit gosip ah, merunut 3 wanita Bakrie di samping. Adinda (kiri) ini adalah putri bungsu dari Indra Bakrie, adiknya Ical. Kalau yang tengah itu namanya Intania, mantunya Indra dari putranya, Eda. Kalau yang kanan itu istri barunya Indra Bakrie, Gaby namanya (inpotenment lewat..)
Jadi, perlu diperjelas, hubungan langsung keluarga Bakrie (khususnya Indra Bakrie) dengan wanita-wanita ini cuma istri dan mantu. Kecuali ya si Adinda yang memang darah langsung dari keluarga Bakrie. Nah, kalau dihubung-hubungkan dengan Ical, walau pun Ical tajir naujubillah, toh dia cuma selaku paman bagi Adinda dan besanan bagi 2 wanita lainnya.
Tapi ya kadung kena getah atas nama “Bakrie Brothers”, tuntutan empati terhadap kondisi sosial oleh sebuah keluarga besar, sudah disahkan sebagai budaya timur. Semoga keluarga besar Bakrie masih merasa tinggal di Indonesia yang berlumpur kemiskinan.
Beda Cerita :
Gaby, Adinda, Lapindo oleh Herman Saksono
Kamis Putih Untuk Korban Lapindo oleh Yati Bergerak
Menitip Doa Kepada Tuhan oleh Antobilang
Korban Lumpur Lapindo Masih Melawan..!!! oleh Pepeng Escoret
Gambar dari : http://www.korbanlumpur.info/ dan http://jakartasocial.wordpress.com/

