function fbs_click() {u=location.href;t=document.title;window.open('http://www.facebook.com/sharer.php?u='+encodeURIComponent(u)+'&t='+encodeURIComponent(t),'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');return false;} html .fb_share_button { display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; height:15px; border:1px solid #d8dfea; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/zAB5S/hash/4273uaqa.gif) no-repeat top right; } html .fb_share_button:hover { color:#fff; border-color:#295582; background:#3b5998 url(http://b.static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/zAB5S/hash/4273uaqa.gif) no-repeat top right; text-decoration:none; } Saat ini saya sedang berada di titik untuk menentukan langkah selanjutnya. Kebingungan, kekalutan, dan misteri masa depan yg belum bisa saya perkirakan menghantui tiap saya membuka mata.
Masih jelas dalam ingatan kata2 Pak Jakob Oetama ketika datang di Kantor Kompas Jln Soeroto beberapa hari setelah gempa meluluhlantakkan Jogja tahun 2006 lalu. Pada kesempatan itu dia bilang "Saatnya berubah ya ketika kita masih di puncak". Saat itu Pak JO selain sedang memberi semangat para karyawannya yg walaupun menjadi korban gempa tetapi harus terus memberikan report serta memberikan pencerahan terhadap redesain Kompas yg baru hangat2nya dibicarakan.
Saya menarik relevansinya dengan apa yg telah saya alami sekarang ini. Dalam kaca mata saya, saat ini merupakan saat yg paling baik untuk melakukan pengubahan. Saya baru saja menginjak 30 dan jika orang bilang saat itulah orang harus mapan, maka saya mau mapan dengan penghidupan yg membuat saya nyaman secara mental dan spiritual untuk saya jalani seterusnya. Beberapa rencana antisipatif sudah saya buat walaupun mungkin tidak terlalu well organized dan cenderung organik, tetapi buat saya ini saja sudah cukup.
"Cukup" adalah mantra yg ajaib buat saya. Pas, tidak lebih tidak kurang, seperti yg kita butuhkan. Insyaallah cukup merupakan kunci menuju kebahagiaan yg saya cari selama ini.
"It's the Circle of Life, And it moves us all, Through despair and hope, Through faith and love, Till we find our place". Sepotong lirik dari OST Lion King yg sekarang terngiang2 di telinga memenuhi kalbu. Akhirnya semua daya upaya dan doa akan tergerus dalam lingkaran kehidupan. Sebaik2nya persiapan atau kau hanya keluar bermodalkan dengkul baja.
The Circle of Life (OST The Lion King) Music by Elton John, lyrics by Tim Rice, Performed by Carmen Twillie
Nants ingonyama bagithi Baba [Here comes a lion, Father]Sithi uhm ingonyama [Oh yes, it's a lion]
Nants ingonyama bagithi babaSithi uhhmm ingonyamaIngonyama
Siyo Nqoba [We're going to conquer]IngonyamaIngonyama nengw' enamabala [A lion and a leopard come to this open place]
From the day we arrive on the planetAnd blinking, step into the sunThere's more to see than can ever be seenMore to do than can ever be doneThere's far too much to take in hereMore to find than can ever be foundBut the sun rolling highThrough the sapphire skyKeeps great and small on the endless round
It's the Circle of LifeAnd it moves us allThrough despair and hopeThrough faith and loveTill we find our placeOn the path unwindingIn the CircleThe Circle of Life
It's the Circle of LifeAnd it moves us allThrough despair and hopeThrough faith and loveTill we find our placeOn the path unwindingIn the CircleThe Circle of Life
Sumber : www.lionking.org
Share

