Seperti kata Paman Tyo, iklan satu ini memang pada akhirnya jualan.
Tapi narasi ceritanya membuat sayah dan Pakdhe Ndoro tadi malem memutar berulang-ulang untuk liat lagi.. liat lagi.. trus liat lagi..
Sejujurnya, sayah sendiri agak-agak ngerasa lebay ketika biola yang dah pernah patah bisa mengeluarkan suara sejernih dan sedahsyat itu. Tapi, seperti kata Pakdhe Ndoro, hikmahnya dalem banget.. 
Pantene Extraordinary Commercial yang dibesut untuk market Thailand ini sendiri memenangkan Silver Medal di New York Film Festival 2009, untuk kategori short movie.
Dan horeee… Sayah nemu blog si copywriter pembuat iklan Pantene ini, Raj Kurup.
Di blognya, Raj Kurup nulis bahwa pembuatan iklan ini memerlukan waktu 4 bulan, dan butuh 2 tahun untuk bisa menerbitkannya. Bagian yang lama adalah meyakinkan perusahaan besar macam P&G untuk memakai jalan cerita yang dirancang si Raj Kurup..
This film started as a trip and a challenge when someone who worked all his life on P&G told me that it’s easier to think out of the box or break conventions if you’re working on smaller brands and more interesting product categories. With P&G, I was told, it is impossible to break formats and think different. I discovered it is difficult. Not impossible.
This film is closest to my heart. It took me 4 months to make this film. And 2 years to get it out. The struggle a hand full of ‘believers in this film’ and I went through while making it and then getting it out makes it even more special. I could actually write a book on it
Bagian paling terkenang adalah ketika si Bapak tua itu ngomong : “Why do you have to be like others..”
Hohoho.. Quote keren..!!
Sodara suka bagian yang mana?
(Eh, tapi kalo ndak suka bagian manapun juga ndak dosa loh..
)