
Sore menjelang petang itu,aku bantu2 ibuku yg lagi membereskan lemari di ruang makan. Debu2 yg nempel di toples membuat ibuku bekerja extra keras untuk membersihkannya.
Sesekali saya nemu grombolan kecoa yg ada di sisi dinding lemari itu..! saking lamanya ga di buka pintu lemari ini.
Semua barang2 dikeluarkan dan bersihkan,saya kebagian bersihkan toples yg ada.
Sesekali saya sambil melihat keringat yg mengucur deras dr jidat bapaku yg lagi menge-ngecat tembok setiap sudut ruangan rumah kami.
Alasan di cat jelas!di keluarga kami ada bbrp keponakan yg masih kecil2,jadi setiap tembok rumah jadi tempat tempat grafity ala anak2 kecil.
Jadilah,tembok itu di bersihkan..!!
Mau tehe..???
Menjelang hari H lebaran,kegiatan di rumah sungguh gila.Mulai dari beres2 dapur,terus kamar2 mulai di bersihkan. Ini ga lebih supaya ketika anak2nya yg datang dr mudik,bisa molor di situ[red-saya punya sodara 4 biji].
Yang paling berat adalah ibuku,ini lebaran kedua kalinya tanpa ada ibunya[red-simbah saya].
Jadi,semua acara bener2 di fokuskan di rumah[red-jogja].
Dulu,seinget saya..Hari menjelang lebaran adalah moment yg ditunggu2 ibu saya ketika ingin mudik ke Prembun-kebumen. Dimana dia bisa ketemu dengan ibunya. Dan ibuku paling rajin bawa makanan,kue atau sirup sebagai oleh2 untuk ibunya di kampung sana.
Saya jadi inget kejadian 2 tahun yang lalu ketika kita menghadiri pemakaman simbah saya. Selama perjalanan ke kebumen,didalam mobil kita masih ketawa ketiwi,saling me-ngejek dan saling umpat.
Tapi,ketika sudah di bibir halaman rumah mbah saya,Seisi mobil langsung tertunduk dengan muka serius,ibuku langsung nangis meraung2 dengan hebatnya.
Jadi inget buku tentang “Psikologi kematian”, bahwa bagimanapaun keadaannya, kita harus siap dan menerima secara spotif. Jika di hadapkan dalam paradikma kematian,kita harus menerima dengan ikhlas orang2 terdekat atau yang kita sayangi untuk meninggalkan selama2nya.

Saya jadi geli sendiri dan akhirnya munculah pertanyaan bodoh dari mulut saya.”Lho,kenapa ibu ga balik ke kebumen..[red-kampung halaman simbah saya]..??
Dengan cuek ibuku menjawab”Lha wes ga ada yg mau di datangi?,sekarang giliran”KAMU” dan kakak-kakakmu yang datang ke rumahku”..Mumpung aku masih ada.!!!
Dweengggggg..!!!!!….
Saya jadi inget puisi dalam film 9 naga. :
Ibu,manusia terkuat yg pernah saya kenal..!!!
Terimakasih buat terindah yang pernah aku tempati….
Terimakasih untuk memberi maap..sebelom aku meminta…
Terimakasih untuk bersabar,sampe aku tahu…kalo hal2 yang terbaik dalam hidup tidak memerlukan uang.
Seperti bunyi suaramu selalu setia menuntunku…pulang ke rumahmu….
Rumahku yang terindah…..
SELAMAT MUDIK SOBAT & MOHON MAAP KALO ADA SALAH2 KATA/POSTINGAN YA..??
Salam
Pepeng